Kamis, 11 Agustus 2011

Mutiara Hati

Mutiara hati kau pancarkan sinarmu di sudut hatiku yang selama ini kosong
Senyum manusmu selalu terbayang di benaku
Mata binar pipi merah penuh rona selalu membuatku ingat sama kamu
Rambut panjangmu bagaikan ribuan garis tinta cina dalam sebuah drawing piscasao yang tersimpan di galeri hatiku
Karna kaulah mutiara hatiku

Kau Lah Inspirasiku Selama Ini

Aku menulis menyita karsa dan rasa ...
Leburkan parasaan di jiwa...
Rangkaian kata-kata mutiara selalu muncul saatku ingat paras nan cantik rupawan
Yaah...
Kaulah inspirasiku selama ini...
Bunga dalam tidur nyenyaku...
Senyumu semangatku...
Gerakmu denyut nadiku...
Bahagiamu itu yang kuharap dalam tiap hela nafasku ...

Jatuh Cinta

Di ujung dermaga seseorang menanti dirinya jatuh cinta pada sebuah cahaya kecil...
Di catat harum rambutmu dalam tujuh larik puisi yang ringkas...
Karna ia tahu...
Kau adalah akhir dari penantian panjangnya...
Meskipun bumi bergetar dan kudekap hati karna di sanalah engkau bersemedi...
Dan kaulah yang semikan bunga-bunga di tebing kalbuku yang curam...
Hingga menjadi taman cinta tuk kita berdua...

Harapan Sang Kekasih

Batang bambu berderai
Lirik membentuk nada bersenandung pagi
Burung2 berkicau melengkapi indahnya pagi
Mengintip di berenda sesosok paras nan cantik rupawan
Dengan mata berkaca2 ia berjalan
Lalu langkahnya terhenti di sebuah dermaga
Lalu ia berkata dalam hati "kasih akankah kau kunjungi bumiku yang tlah lama sunyi"
Dengan penuh harap ia titipkan pesan pada sang angin
Berharap sang kekasih mendengar suara hati yang nyaring sunyi